Salak Pondoh - Oleh-oleh Khas Sleman

gambar salak pondoh, kulit dan bijinya sleman jogja
gambar salak pondoh


Siapa yang tidak kenal salak pondoh.... Salak Pondoh adalah salah satu jenis buah salak yang cukup terkenal di Indonesia, buah ini memiliki kulit berwarna coklat kehitaman dan berkerut, dengan daging buah yang manis. Salak Pondoh dikenal karena rasanya yang lezat dan khas, sehingga banyak orang di Indonesia mengenalnya dengan baik. Buah ini biasanya bisa dimakan langsung atau dijadikan bahan untuk makanan penutup dan manisan. Salak Pondoh memiliki varietas yang beragam, dan sering dianggap sebagai salah satu jenis salak terbaik di Indonesia.

Salak Pondoh (Salacca zalacca var pondoh) adalah salah satu kultivar dari kelompok salak yang tumbuh subur di wilayah utara Jogja, tepatnya di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, di lereng Gunung Merapi. Buah Salak Pondoh dikenal memiliki ciri rasa yang manis, tanpa sepet, bahkan ketika masih muda. Tumbuhan ini termasuk dalam keluarga palmae, tumbuh dengan duri dan memiliki banyak tunas, membentuk rumpun yang rapat. Salak Pondoh adalah salah satu buah tropis, dengan berbagai varietas, seperti Salak Pondoh Merah, Salak Pondoh Super, Salak Pondoh Hitam, dan Salak Pondoh Kuning.

Morfologi Salak Pondoh:

  • Tinggi tanaman berkisar antara 1,5 hingga 5 meter, dengan batang pokok berbentuk stolon yang berada di dalam tanah dan berbentuk silinder dengan diameter 10–15 cm.
  • Daunnya menyirip dan panjangnya mencapai 3-7 meter.
  • Pelepah, tangkai, dan anak daun memiliki bentuk yang panjang, lancip, dan berwarna kelabu hingga kehitaman.
  • Bunga Salak memiliki bentuk majemuk dan tertutup oleh seludang. Seludang bunga jantan memiliki panjang 50–100 cm dan berwarna coklat kemerahan, terdiri dari 4-12 malai, dengan panjang malai bunga jantan sekitar 4–15 cm yang mekar selama 1-3 hari.
  • Bunga betina memiliki panjang 20–30 cm, berwarna hijau, berbintik merah, dan memiliki 3 kelopak. Malai bunga betina memiliki panjang 7–10 cm yang mekar selama 1-3 hari. Bunga yang siap untuk diserbuki ditandai dengan warna merah yang mengeluarkan aroma harum, dan waktu yang paling tepat untuk penyerbukan adalah pada hari kedua saat bunga mekar.

Pembibitan Salak Pondoh:

Budidaya Salak Pondoh dimulai dengan pembibitan, dengan tiga macam kultivar, yaitu Salak Pondoh Hitam, Salak Pondoh Super, dan Salak Pondoh Manggala. Perbanyakan dilakukan secara vegetatif dengan pencakokan tunas anakan. Tunas anakan yang sudah dicangkok pada media tanam, seperti bumbung bambu atau botol infus, akan mengembangkan akar setelah 4-7 bulan. Setelah itu, ujung akar serabut yang telah tumbuh subur dipotong. Bibit hasil pemotongan ini dapat langsung ditanam di lapangan dengan hati-hati agar tanah tetap padat dengan akar. Pindah tanam juga bisa dilakukan dengan merajangnya terlebih dahulu ke dalam keranjang pembimbitan atau polybag. Pemindahan dari keranjang atau polybag ke lapangan dilakukan setelah 3-6 minggu.

Baca Juga: Wisata Sleman Terbaru

Pembumbunan:

Pembumbunan diperlukan untuk memperkuat prakaran akar tanaman. Proses ini dilakukan setiap 3-4 bulan hingga tanaman mencapai tingkat kepadatan tanah yang diinginkan. Pada tanaman dewasa atau yang sudah berumur lebih dari lima tahun, pembumbunan harus mengikuti tinggi tanaman dan prakaran. Tanah yang digunakan untuk pembumbunan harus gembur, bebas dari gulma, dan bebas dari hama penyakit.

Pemupukan:

Pemupukan menggunakan pupuk urea, SP-36, dan KCL. Pemupukan dilakukan sesuai dengan umur tanaman. Pada tanaman yang berumur 0-12 bulan, pemupukan dilakukan satu kali. Kemudian, setelah usia tanaman bertambah satu kali lipat, intensitas pemupukan juga ditingkatkan menjadi dua kali lipat dari sebelumnya. Pemupukan yang tepat berpengaruh pada kesuburan tanah dan hasil produksi, seperti jumlah tandan, jumlah tangkai per tandan, dan jumlah buah per tandan.

Pemangkasan:

Pemangkasan dilakukan untuk mengatur pertumbuhan tanaman, mengurangi jumlah anakan dan pelepah daun yang tua, serta mengatur pembuahan. Pemangkasan dimulai saat tanaman berumur 8-12 bulan, dan diulangi setiap 4-6 bulan. Beberapa petani menyisakan sekitar 7-9 pelepah daun. Pemangkasan yang terlambat dapat mengakibatkan kesulitan dalam pembentukan bunga.

Pemanenan:

Salak Pondoh akan mulai berbuah setelah tanaman berumur dua tahun jika berasal dari cangkokan, sedangkan tanaman yang berasal dari bibit akan membutuhkan waktu lebih lama untuk berbuah.